Monday, March 10, 2014
Sekilas Tarbiyah
Tarbiyah merupakan proses pembinaan dalam pengkaderan jamaah yang dimulai dengan tarbiyah individu
> Umar bin Khattab Berkata : Tidak ada Islam tanpa Jama’ah (khilafah), Tidak ada Jamaah tanpa Qiyadah, Tidak ada Qiyadah tanpa ketaatan, Tidak ada ketaatan tanpa Tarbiyah
• Ketaatan seorang jundi (umat islam) bisa tertanam dalam diri seorang Mujahid dalam proses tarbiyah Contoh :
• Ketaatan mushab bin Umair ketika diperintahkan berdakwah ke Medinah
• Ketaatan para ahlul badr kepada Usamah bin Zaid ketika Usamah diangkat menjadi panglima perang
• Ketaatan Ali ketika diperintahkan menggantikan nabi tidur diselimutnya dalam proses Hijrah
• Ketaatan Khalid bin Walid ketika pangkatnya diturunkan dari panglima perang menjadi prajurit biasa
> Menurut Syeikh Musthafa Mashur (Mursyid aam ke-5 IM) :
• Tegakkan islam didalam dadamu maka islam akan tegak dimuka bumi ini.
• Tarbiyah bukan segalanya, akan tetapi segalanya hanya bisa tercapai dengan adanya tarbiyah
Friday, July 11, 2003
Menghadapi Tantangan.
Bukan apa yang terlihat di penampakan; diri dalam kita jauh
lebih berharga. Penampilan dari luar mudah dibeli. Padahal
kekuatan kita tertanam di dalam diri melalui perjalanan hidup
yang panjang, terjal dan licin; sesuatu yang kita alami
sehari-hari.
Jujurlah pada diri sendiri. Luruhkan sedikit demi sedikit
topeng-topeng semu yang kita kenakan. Ketidakjujuran mungkin
tempat berlindung yang baik, namun sama sekali bukan tempat
tinggal yang menentramkan.
Tikus yang mengaum bagai singa tetap saja lari menghindari
terkaman kucing. Dua petinju yang saling bertatapan tajam
harus mengalahkan kegentaran hatinya terlebih dahulu. Bukan
soal kerasnya tulang atau besarnya otot, namun tegarnya hati
yang mampu mengalahkan kegentaran kita.
Jangan takut untuk menghadapi tantangan yang terbentang di
hadapan. Sesulit apapun masalah, ia takkan melebihi kemampuan
kita untuk memikulnya. Ayo, selesaikan semua persoalan.
Untuk itulah kita berada di sini.
Ada dua cara untuk menjalani hidup ini dengan mudah, percaya
pada segala sesuatu atau meragukan segala sesuatu; kedua cara
tersebut membebaskan kita dari berpikir. (Theodore Rubin)
Semoga Allah yang Mengenggam langit dan bumi, membuka pintu hati kita semua agar dapat memahami hikmah dibalik kejadian apapun yang menimpa dan semoga Allah membimbing kita untuk bisa menyikapi kejadian apapun dengan sikap terbaik kita .
Bukan apa yang terlihat di penampakan; diri dalam kita jauh
lebih berharga. Penampilan dari luar mudah dibeli. Padahal
kekuatan kita tertanam di dalam diri melalui perjalanan hidup
yang panjang, terjal dan licin; sesuatu yang kita alami
sehari-hari.
Jujurlah pada diri sendiri. Luruhkan sedikit demi sedikit
topeng-topeng semu yang kita kenakan. Ketidakjujuran mungkin
tempat berlindung yang baik, namun sama sekali bukan tempat
tinggal yang menentramkan.
Tikus yang mengaum bagai singa tetap saja lari menghindari
terkaman kucing. Dua petinju yang saling bertatapan tajam
harus mengalahkan kegentaran hatinya terlebih dahulu. Bukan
soal kerasnya tulang atau besarnya otot, namun tegarnya hati
yang mampu mengalahkan kegentaran kita.
Jangan takut untuk menghadapi tantangan yang terbentang di
hadapan. Sesulit apapun masalah, ia takkan melebihi kemampuan
kita untuk memikulnya. Ayo, selesaikan semua persoalan.
Untuk itulah kita berada di sini.
Ada dua cara untuk menjalani hidup ini dengan mudah, percaya
pada segala sesuatu atau meragukan segala sesuatu; kedua cara
tersebut membebaskan kita dari berpikir. (Theodore Rubin)
Semoga Allah yang Mengenggam langit dan bumi, membuka pintu hati kita semua agar dapat memahami hikmah dibalik kejadian apapun yang menimpa dan semoga Allah membimbing kita untuk bisa menyikapi kejadian apapun dengan sikap terbaik kita .
Thursday, May 22, 2003
Istighfar dan Taubat sebagai Salah Satu Kunci Dibukanya Pintu Rezeki "Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan jalan keluar baginya. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya." (Ath-Thalaq: 2 -- 3). Gapailah Rahmat Allah dengan Taubat Sebelum Terlambat.... "Katakanlah (bahwa Allah berkata): "Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Dan kembalilah kamu kepada Tuhanmu, dan berserah dirilah kepada-Nya sebelum datang azab menimpamu kemudian kamu (pada saat itu) tidak (lagi) ditolong. Dan ikutilah sebaik-baik yang telah diturunkan kepadamu dari Tuhanmu sebelum datang azab kepadamu dengan tiba-tiba sedang kamu tidak menyadari." (Az-Zumar: 53--55)
Wednesday, May 21, 2003
Istighfar dan Taubat sebagai Salah Satu Kunci Dibukanya Pintu Rezeki
"Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan jalan keluar baginya. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya." (Ath-Thalaq: 2 -- 3).
Gapailah Rahmat Allah dengan Taubat Sebelum Terlambat....
"Katakanlah (bahwa Allah berkata): "Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Dan kembalilah kamu kepada Tuhanmu, dan berserah dirilah kepada-Nya sebelum datang azab menimpamu kemudian kamu (pada saat itu) tidak (lagi) ditolong. Dan ikutilah sebaik-baik yang telah diturunkan kepadamu dari Tuhanmu sebelum datang azab kepadamu dengan tiba-tiba sedang kamu tidak menyadari." (Az-Zumar: 53--55)
"Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan jalan keluar baginya. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya." (Ath-Thalaq: 2 -- 3).
Gapailah Rahmat Allah dengan Taubat Sebelum Terlambat....
"Katakanlah (bahwa Allah berkata): "Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Dan kembalilah kamu kepada Tuhanmu, dan berserah dirilah kepada-Nya sebelum datang azab menimpamu kemudian kamu (pada saat itu) tidak (lagi) ditolong. Dan ikutilah sebaik-baik yang telah diturunkan kepadamu dari Tuhanmu sebelum datang azab kepadamu dengan tiba-tiba sedang kamu tidak menyadari." (Az-Zumar: 53--55)
Monday, May 19, 2003
hmm...
Heran, Kenapa ya...
Surat dari Allah SWT.
saat kau bangun pagi hari, AKU memandangmu dan
berharap engkau akan berbicara kepadaKU,
walaupun hanya sepatah kata meminta pendapatKU
atau bersyukur kepadaKU atas sesuatu hal yang indah
yang terjadi dalam hidupmu hari ini atau kemarin
....
tetapi AKU melihat engkau begitu sibuk mempersiapkan
diri untuk pergi beraktivitas ....
AKU kembali menanti saat engkau sedang bersiap, AKU
tahu akan ada sedikit waktu bagimu untuk berhenti
dan menyapaKU, tetapi engkau terlalu sibuk ....
AKU melihatmu ketika engkau pergi beraktivitas dan AKU
menanti dengan sabar sepanjang hari
dengan semua kegiatanmu AKU berpikir engkau terlalu
sibuk mengucapkan sesuatu kepadaKU
sebelum makan siang AKU melihatmu memandang
sekeliling, mungkin engkau merasa malu untuk
berbicara kepadaKU
itulah sebabnya mengapa engkau tidak menundukkan
kepalamu
engkau memandang tiga atau empat meja sekitarmu
dan melihat beberapa temanmu berbicara dan menyebut
namaKU dengan lembut sebelum menyantap rizki yang
AKU berikan
tetapi engkau tidak melakukannya ....
masih ada waktu yang tersisa dan AKU berharap engkau
akan berbicara kepadaKU
meskipun saat engkau pulang ke rumah kelihatannya
seakan-akan banyak hal yang harus engkau kerjakan
di satu tempat, engkau duduk di sebuah kursi selama
lima belas menit tanpa melakukan apapun
kemudian AKU melihat engkau menggerakkan kakimu
AKU berpikir engkau akan berbicara kepadaKU
tetapi engkau berlari ke telepon dan menghubungi
seorang teman untuk mendengarkan kabar terbaru
setelah itu, KUlihat engkau menyalakan TV/Komputer engkau
habiskan banyak waktu setiap hari di depannya
tanpa memikirkan apapun dan hanya menikmati program
yang ditampilkan
kembali AKU menanti dengan sabar saat engkau
menonton TV dan menikmati makananmu
tetapi kembali kau tidak berbicara kepadaKU ....
saat tidur, KUpikir kau merasa terlalu lelah
setelah mengucapkan selamat malam kepada keluargamu,
kau melompat ke tempat tidur
dan tertidur tanpa sepatahpun namaKU kau sebut
engkau menyadari bahwa AKU selalu hadir untukmu
AKU telah bersabar lebih lama dari yang kau sadari
AKU bahkan ingin mengajarkan bagaimana bersabar
terhadap orang lain
AKU sangat menyayangimu, setiap hari AKU menantikan
sepatah kata, do'a, pikiran atau syukur dari hatimu
keesokan harinya .... engkau bangun kembali
dan kembali AKU menanti dengan penuh kasih bahwa
hari ini kau akan memberiku sedikit waktu untuk
menyapaKU ....
tapi yang KUtunggu .... tak kunjung tiba .... tak
juga kau menyapaKU
subuh .... dzuhur .... ashar .... magrib .... isya
dan subuh kembali
kau masih mengacuhkan AKU .... tak ada sepatah kata,
tak ada seucap do'a, dan tak ada rasa, tak ada
harapan dan keinginan untuk bersujud kepadaKU
apa salahKU padamu .... wahai hambaKU ?
rizki yang KUlimpahkan, kesehatan yang KUberikan,
harta yang KUrelakan, makanan yang KUhidangkan,
anak-anak yang KUrahmatkan, apakah hal itu tidak
membuatmu ingat kepadaKU
percayalah AKU selalu mengasihimu
dan AKU tetap berharap suatu saat engkau akan
menyapaKU, memohon perlindunganKU, bersujud
menghadapKU ....
yang selalu menyertaimu setiap saat ....
Allah SWT. ....
Heran, Kenapa ya...
Surat dari Allah SWT.
saat kau bangun pagi hari, AKU memandangmu dan
berharap engkau akan berbicara kepadaKU,
walaupun hanya sepatah kata meminta pendapatKU
atau bersyukur kepadaKU atas sesuatu hal yang indah
yang terjadi dalam hidupmu hari ini atau kemarin
....
tetapi AKU melihat engkau begitu sibuk mempersiapkan
diri untuk pergi beraktivitas ....
AKU kembali menanti saat engkau sedang bersiap, AKU
tahu akan ada sedikit waktu bagimu untuk berhenti
dan menyapaKU, tetapi engkau terlalu sibuk ....
AKU melihatmu ketika engkau pergi beraktivitas dan AKU
menanti dengan sabar sepanjang hari
dengan semua kegiatanmu AKU berpikir engkau terlalu
sibuk mengucapkan sesuatu kepadaKU
sebelum makan siang AKU melihatmu memandang
sekeliling, mungkin engkau merasa malu untuk
berbicara kepadaKU
itulah sebabnya mengapa engkau tidak menundukkan
kepalamu
engkau memandang tiga atau empat meja sekitarmu
dan melihat beberapa temanmu berbicara dan menyebut
namaKU dengan lembut sebelum menyantap rizki yang
AKU berikan
tetapi engkau tidak melakukannya ....
masih ada waktu yang tersisa dan AKU berharap engkau
akan berbicara kepadaKU
meskipun saat engkau pulang ke rumah kelihatannya
seakan-akan banyak hal yang harus engkau kerjakan
di satu tempat, engkau duduk di sebuah kursi selama
lima belas menit tanpa melakukan apapun
kemudian AKU melihat engkau menggerakkan kakimu
AKU berpikir engkau akan berbicara kepadaKU
tetapi engkau berlari ke telepon dan menghubungi
seorang teman untuk mendengarkan kabar terbaru
setelah itu, KUlihat engkau menyalakan TV/Komputer engkau
habiskan banyak waktu setiap hari di depannya
tanpa memikirkan apapun dan hanya menikmati program
yang ditampilkan
kembali AKU menanti dengan sabar saat engkau
menonton TV dan menikmati makananmu
tetapi kembali kau tidak berbicara kepadaKU ....
saat tidur, KUpikir kau merasa terlalu lelah
setelah mengucapkan selamat malam kepada keluargamu,
kau melompat ke tempat tidur
dan tertidur tanpa sepatahpun namaKU kau sebut
engkau menyadari bahwa AKU selalu hadir untukmu
AKU telah bersabar lebih lama dari yang kau sadari
AKU bahkan ingin mengajarkan bagaimana bersabar
terhadap orang lain
AKU sangat menyayangimu, setiap hari AKU menantikan
sepatah kata, do'a, pikiran atau syukur dari hatimu
keesokan harinya .... engkau bangun kembali
dan kembali AKU menanti dengan penuh kasih bahwa
hari ini kau akan memberiku sedikit waktu untuk
menyapaKU ....
tapi yang KUtunggu .... tak kunjung tiba .... tak
juga kau menyapaKU
subuh .... dzuhur .... ashar .... magrib .... isya
dan subuh kembali
kau masih mengacuhkan AKU .... tak ada sepatah kata,
tak ada seucap do'a, dan tak ada rasa, tak ada
harapan dan keinginan untuk bersujud kepadaKU
apa salahKU padamu .... wahai hambaKU ?
rizki yang KUlimpahkan, kesehatan yang KUberikan,
harta yang KUrelakan, makanan yang KUhidangkan,
anak-anak yang KUrahmatkan, apakah hal itu tidak
membuatmu ingat kepadaKU
percayalah AKU selalu mengasihimu
dan AKU tetap berharap suatu saat engkau akan
menyapaKU, memohon perlindunganKU, bersujud
menghadapKU ....
yang selalu menyertaimu setiap saat ....
Allah SWT. ....
Monday, May 12, 2003
Nama yang harum lebih berharga dari kekayaan.
Barang yang membuatmu tertarik selalu terasa mahal.
Pertolongan yang tulus tidak akan mengharapkan imbalan kembali
Yang penting bukan berapa lama kita hidup, tetapi bagaimana kita hidup.
Tak selamanya kekayaan itu membawa kebahagiaan.
Barang yang membuatmu tertarik selalu terasa mahal.
Pertolongan yang tulus tidak akan mengharapkan imbalan kembali
Yang penting bukan berapa lama kita hidup, tetapi bagaimana kita hidup.
Tak selamanya kekayaan itu membawa kebahagiaan.
Thursday, May 08, 2003
RAJA HARI
hmmm..... hari ini adalah hari Sayyidul Ayyam (rajanya hari) hari Istimewa bagi si miskin karena pada hari ini perginya dia ke mesjid hendajk berjum'atan maka sama dengan dia melakukan ibadah haji...Subhanallah Maha adilnya Allah yang telah memberikan kesempatan pada si miskin tuk melakukan Ibadah yang sama derajatnya dengan si kaya yg berhaji ke baitullah....
lagi...lagi.. hari ini aku harus .....jaga warnet... karena temen jagaku yang satu ini memang agak sibuk dengan kuliahnya akhir-akhir ini....
Apa boleh buat... ambil hikmahnya euy....!!! dan wah subhanllah.....betul juga .... ada hikmah di balik ini semua... mungkin ini sudah menjadi karuni Allah yang musti aku syukuri... ketika di konfirmasikan... kenapa nggak jaga hari ini... dia bilang tuk tukeran dengan jadwalku... hari sabtu besok pagi....Alhamdulillah... eringat hari sabtu besok tuh ada amanah yang nyampai padaku ...tuk ditunaikan...dari pagi sampai dengan selesai...akhirnya bisa juga aku menunaikan kewajiban itu sehingga aku nggak jadi menyabot gelar munafik karena menghianati amanah yg telah di percayakan kepadaku....padahal sebelumnya aku kebingungan dg bentrokan jadwal ini tapi akhirnya.......tersungkur aku sujud di hadapanMu ya Rabb tika tlah menunaikan sholat duha tadi teringat akan nikmat ini....Ya Allah Jadikan hamba-Mu ini termasuk orang2 yang mensyukuri nikmat-Mu. Amiin.
hmmm..... hari ini adalah hari Sayyidul Ayyam (rajanya hari) hari Istimewa bagi si miskin karena pada hari ini perginya dia ke mesjid hendajk berjum'atan maka sama dengan dia melakukan ibadah haji...Subhanallah Maha adilnya Allah yang telah memberikan kesempatan pada si miskin tuk melakukan Ibadah yang sama derajatnya dengan si kaya yg berhaji ke baitullah....
lagi...lagi.. hari ini aku harus .....jaga warnet... karena temen jagaku yang satu ini memang agak sibuk dengan kuliahnya akhir-akhir ini....
Apa boleh buat... ambil hikmahnya euy....!!! dan wah subhanllah.....betul juga .... ada hikmah di balik ini semua... mungkin ini sudah menjadi karuni Allah yang musti aku syukuri... ketika di konfirmasikan... kenapa nggak jaga hari ini... dia bilang tuk tukeran dengan jadwalku... hari sabtu besok pagi....Alhamdulillah... eringat hari sabtu besok tuh ada amanah yang nyampai padaku ...tuk ditunaikan...dari pagi sampai dengan selesai...akhirnya bisa juga aku menunaikan kewajiban itu sehingga aku nggak jadi menyabot gelar munafik karena menghianati amanah yg telah di percayakan kepadaku....padahal sebelumnya aku kebingungan dg bentrokan jadwal ini tapi akhirnya.......tersungkur aku sujud di hadapanMu ya Rabb tika tlah menunaikan sholat duha tadi teringat akan nikmat ini....Ya Allah Jadikan hamba-Mu ini termasuk orang2 yang mensyukuri nikmat-Mu. Amiin.
Selalu letakkan dirimu pada posisi orang lain
Jika kamu merasa bahwa itu menyakitkan kamu, mungkin itu menyakitkan orang itu juga.
Kata-kata yang ceroboh dapat mengakibatkan perselisihan
Kata-kata kasar bisa membuat celaka, kata-kata yang tepat waktu dapat mengurangi ketegangan
Jika kamu merasa bahwa itu menyakitkan kamu, mungkin itu menyakitkan orang itu juga.
Kata-kata yang ceroboh dapat mengakibatkan perselisihan
Kata-kata kasar bisa membuat celaka, kata-kata yang tepat waktu dapat mengurangi ketegangan
Ku akui diri ini memang egois.... pengecut.... pecundang... tidak prestatif
Tapi....
Aku kan mencoba menepis semua itu sehingga tak ada lagi dalam diriku ini...
Aku akn bijaksana..... Pemberani.... Pemenang.....dan Prestatif........ ingin jadi manusia Unggul... seperti hal nya yg di contoh kan Rasulullah....Insya Allah
Amin.
Tapi....
Aku kan mencoba menepis semua itu sehingga tak ada lagi dalam diriku ini...
Aku akn bijaksana..... Pemberani.... Pemenang.....dan Prestatif........ ingin jadi manusia Unggul... seperti hal nya yg di contoh kan Rasulullah....Insya Allah
Amin.